JAKARTA, KOMPAS.com — Sempat
ada cerita bernuansa mistis dalam pembongkaran Kampung Pulo beberapa
waktu yang lalu. Ada sebuah rumah yang katanya tidak bisa dibongkar oleh
alat berat. Padahal, bangunan lain bisa dibongkar dengan begitu
mudahnya.
Rumah yang sempat tidak bisa dibongkar itu adalah rumah
milik Haji Musa di RT 11, RW 03. Salah seorang warga yang sedang berada
di dekat puing-puing rumah itu, Iwan, mengatakan bahwa rumah tersebut
akhirnya bisa dibongkar pada Minggu (23/8/2015).
Iwan pun
bertutur tentang cerita mistis yang tersebar di masyarakat. "Jadi, itu
rumah sempat enggak bisa dirobohkan. Alat berat pada ngebongkar rumah yang lain. Nah, giliran mau ngancurin rumah Haji Musa, mesinnya mati melulu," ujar Iwan di Kampung Pulo, Senin (24/8/2015).
Iwan
mengatakan, rumah tersebut memang rumah yang sering digunakan untuk
tempat majelis taklim dan kegiatan keagamaan lainnya. Kegiatan keagamaan
tetap sering dilakukan, meski Haji Musa sudah meninggal dunia.
Pada
hari Minggu, Iwan mengatakan, ahli waris keluarga Haji Musa datang, dan
berdiskusi dengan perwakilan Pemprov DKI. Menurut Iwan, setelah
pertemuan itu, rumah akhirnya bisa dibongkar. "Mungkin yang punya harus
ikhlas dulu," ujar Iwan.
Rekayasa Pak RT
Cerita
tersebut tersebar di kalangan masyarakat hingga menjadi pemberitaan
media. Ketua RT 11 Husin pun menjelaskan cerita di balik keanehan rumah
itu. "Itu mah rekayasa saya aja," ujar Husin sambil tertawa.
Husin
mengatakan, rumah Haji Musa berdempetan dengan rumahnya yang tidak
terkena gusuran. Jika rumah Haji Musa dibongkar begitu saja, secara
otomatis rumahnya yang menempel dengan rumah Haji Musa akan ikut rusak.
Tidak
ingin hal itu terjadi, akhirnya, dialah yang menghentikan alat berat
dan memohon untuk menunda pembongkaran. Sebab, dia akan mengikis bagian
rumah Haji Musa yang berdempetan dengan rumahnya. Permintaan Husin pun
dituruti.
"Jadi, mesinnya itu bukan mati sendiri, tetapi memang
saya yang minta supaya jangan dibongkar dulu. Roboh nih rumah saya kalau
kemarin langsung dibongkar," ujar Husin.
Husin tidak menduga
cerita berbau mistis itu justru tersebar. Dia yang saat itu belum sempat
mengklarifikasi membiarkan hal itu tersebar begitu saja.
"Orang enggak ada yang tanya ke saya. Saya juga lagi sibuk urus rumah dari kemarin. Saya biarin aja dulu dah, ha-ha-ha," ujar dia.
Kehadiran
ahli waris rumah Haji Musa, kata Husin, bukanlah hal yang membuat rumah
itu jadi bisa dibongkar. Alasan rumah itu bisa dibongkar adalah karena
dia sudah selesai memisahkan bagian rumah Haji Musa dengan bagian
rumahnya.
Dia mengaku tidak berniat menutupi hal itu. Ketika ada
media massa yang meminta penjelasan soal keanehan rumah tersebut, Husin
mengaku akan menceritakan hal yang sesungguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar